Mengatasi Pikiran “Kabur” dalam Sholat

 

 

Ketika Anda sedang sholat, setan akan datang untuk mengganggu perhatian Anda. Akan tetapi, pada saat Anda tidak sadar bahwa perhatian Anda telah dialihkan pada yang lain. Maksudnya, setan melancarkan tipu dayanya, lalu pikiran Anda akan dibawa dan Anda pun terlena di dalamnya. Jadi, apa yang diambil dari diri Anda bukanlah sesuatu yang terlintas dalam benak Anda, melainkan jawaban dari apa yang terlintas dalam hati dan pikiran Anda.

Sesungguhnya sholat merupakan detik-detik yang lebih mendekatkan seorang hamba dengan Tuhannya. Karena itu, setan ingin merusak kemesraan yang terjalin antara hamba dan Tuhannya. Lalu, ia pun menghampiri Anda dengan membawa bisikan tentang sesuatu yang tidak pernah terlintas dalam hati sekalipun. Sungguh, manusia akan merasakan kesengsaraan jika ia terus mengikuti bisikan setan.

Dikisahkan, ada seseorang datang kepada Abu Hanifah menanyakan tentang hartanya yang disimpan di dalam tanah, tetapi ia lupa tempatnya. Ia bertanya kepada Abu Hanifah, “Dimana ia mendapatkan harta itu?” Abu Hanifah menjawab, “Aku tidak tahu, tetapi aku bisa memikirkannya untukmu. Apabila malam tiba, lakukanlah sholat tahajud sepanjang malam.” Lalu, orang itupun pergi meninggalkannya. Setelah sholat Fajar, tiba-tiba ia datang kepada Abu Hanifah dan berkata kepadanya, “Wahai Imam, aku telah menemukan harta itu.” “Bagaimana itu bisa terjadi?” tanya Abu Hanifah. Lalu ia menjawab, “Aku telah menjalankan nasihatmu, dan ketika sedang sholat, aku teringat posisi harta itu.” Maka Abu Hanifah berkata, “Demi Allah, kamu sudah tahu bahwa setan tidak akan pernah membiarkanmu menyempurnakan munajatmu kepada Tuhan.”

Dengan demikian, setan itu datang kepada orang tersebut sambil meniupkan bisikan tentang hartanya yang hilang. Orang itupun segera mencarinya sebagai bentuk ketaatan kepada setan sampai ia tiba di tempat harta tersebut. Begitulah yang dialami setiap orang yang sedang sholat agar tidak bermunajat kapada Tuhannya.

Jalan keluar dari bisikan setan itu sebenarnya mudah. Jika ada orang beriman yang datangi setan, katakanlah, “A’udzu Billahi Min Al-Syaithanirrajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk).” Doamu itu pasti akan menghalangi gangguan dan bisikan setan kepadamu. Firman Allah Swt.,

Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Fushshilat [41]: 36)

Sumber: Mutawalli, Al-Sya’rawi. 2010. Tirulah Sholat Nabi. Bandung: Mizan Media Utama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s