RESUME MATERI SEKOLAH KADERISASI DAY II

Image

Session I

Speaker: Fanny Purwati

Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada 2009

Member Aktif di Forum Lingkar Pena Yogyakarta

Menulis

            Materi ini memang sering dikupas dan dibahas, namun masih saja ada masalah lain dimana motivasi untuk menulis itu sendiri belum tumbuh dan mengakar kuat. Penjelasan dari mbak Fanny sedikit merubah cara pandang saya dalam menulis. Beliau awalnya menampilkan sebuah quote. “Spoken Words Fly Away, Written Words Remains.

Menurut Beliau, menulis itu MuSuh! MUdah, sekaligus SUsaH. Apa sih kemudahannya? Pertama murah, kedua bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Apakah bener susah? Iya, karena perlu proses, dan butuh waktu.

Sekarang apasih manfaat menulis? Mbak Fanny menjelaskan

  1. Write your knowledge

“Ilmu bagaikan sebuah binatang buruan, dan penalah yang mengikatnya.”

       2.  Share The informations

Dapat dalam bentuk berita, media, dan reportase.

       3.  Shout it out by writing

Tunjukkan aksi kalian, just write and publish!

Dapat berupa Opini, Surat Pembaca.

       4.  Make them more shareable

Mengapa tulisan itu lebih tajam pengaruhnya dibanding orasi oral? Karena interpretasi setiap orang kurang lebih sama jika tulisan kita memang jelas dan persuatif.

Ada dua jenis tulisan yang dipaparkan oleh mbak Fanny, yaitu tulisan fiksi dan non-fiksi. Fiksi terdiri dari cerpen, novel, puisi, komik, dll. Dan yang non-fiksi terdiri dari opini, reportase, esai ilmiah, skripsi, dll.Kita dapat memulainya dari apa yang kita sukai.

Setelah kita memiliki minat dan niat untuk memulai menulis, kadang-kadang kita fetch up di tengah penulisan, apa yang menyebabkan hal itu terjadi? Inilah tantangan dalam penulisan

  1. Idea, these are the challenge!

Kunci untuk mematahkan tantangan ini adalah menggunakan dan melatih imajinasi kita. Karena untuk sebuah ide ini dapat diambil dari pengalaman atau isu terkini.

       2. Bikin Mind Mapping, untuk membuat tulisan kita terperinci dan memiliki keterkaitan antaride yang sudah terkumpul, maka  pemetaan pikiran inilah cara paling efektif untuk mencegah fetch up tadi. Selain itu metode sebab-akibat dalam membuat mind mapping adalah the best way untuk memperoleh tulisan yang mengalir.

3. Tentukan judul sesuai dengan jenis tulisan. Ya, tulah kalau anak muda jaman sekarang suka tulisan-tulisan yang anti-mainstream, jadi buatlah judul seunik mungkin, agar bisa meningkatkan dan memantikkan minat baca.

4. Diksi. Ini nih yang bisa dibilang very important and essential, karena banyak orang yang menggunakan pilihan bahasa yang kurang tepat dalam mengekspresikan tulisannya, sehingga maksud utamanya hanya tersampaikan sebagian. Solusinya adalah memperbanyak perbendaharaan kata kita melalui membaca dan membaca.

Make it simple with 5W + 1H!

Be careful!

EYD.

Istilah Asing harus dicetak miring, dan sebisa mungkin yang familiar.

Imbuhan vs kata depan.

Tanda Baca.

Oke, sekarang apa yang sebaiknya kita perjuangkan?

Just Write!

  1. Rajin Berlatih
  2. Publikasikan Tulisan
  3. Ikut Lomba Menulis
  4. BACA!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s